| Penampilan Kebyar Legong Pukau Penonton dalam "Gamelan Dharma Swara Fall/Winter Concert" di KJRI NY |
|
|
"Incredible! Bagaimana mereka memainkan instrumen gamelan dan mensinkronkannya dengan penabuh-penabuh gamelan yang lain, sungguh menakjubkan!", demikian komentar salah seorang penonton di antara lebih dari 200 penonton yang menyaksikan pertunjukan "Gamelan Dharma Swara Fall/Winter Concert 2009" di ruang Pancasila KJRI New York Sabtu (12/12) dan Minggu (13/12) waktu setempat .Dalam pementasan yang turut disaksikan oleh Konjen RI New York, Trie Edi Mulyani, para penonton memberikan tepuk gemuruh seusai ditampilkannya Tari Kebyar Legong dalam iringan gamelan Bali live berdurasi lebih dari 35 menit. Tarian gubahan seniman Pan Wandres pada tahun 1920 ini dikenal selain karena durasinya yang panjang, juga karena komposisinya yang terbilang menantang bagi para pemainnya. Pementasan Kebyar Legong dalam versi lengkapnya dengan iringan gamelan live ini merupakan yang pertama kalinya terjadi di luar Bali. Selain itu ditampilkan pula komposisi instrumental yang sangat dinamis "Tabuh Pisan Bangun Anyar" yang merupakan gubahan atas komposisi klasik "lelambatan". Ditampilkan pula Tari Gabor dan gamelan Gender Wayang. Pementasan kali ini juga menghadirkan pemain tamu I Nyoman Suadin, pendiri sekaligus pengarah artistik Gamelan Mitra Kusuma, Washington DC. Selain penampilan tarian dan komposisi instrumental Gamelan Bali yang apik dan dinamis, kepada audiens diperkenalkan pula bentuk-bentuk dasar tarian Bali dan jenis-jenis instrumen gamelan oleh Dr. Andrew Clay McGraw, Assistant Professor of Music, University of Richmond, yang juga Executive Director Gamelan Dharma Swara. Para penonton juga dipersilakan untuk mencoba memainkan perangkat gamelan yang ada. Pentas akhir tahun ini terasa spesial karena dimaksudkan juga sebagai ajang pemanasan sebelum Kelompok Gamelan Bali binaan KJRI New York ini tampil dalam Festival Gong Kebyar di Pesta Kesenian Bali yang akan diselenggarakan bulan Juni 2010 di Denpasar. Rencana keikutsertaan grup yang beranggotakan sebagian besar warga asing setempat ini, akan menjadikan Grup Dharma Swara sebagai grup gamelan pertama dari luar negeri, bahkan dari luar Bali, yang akan tampil sebagai grup pendamping dalam ajang kompetisi gamelan bergengsi tersebut. Dalam kesempatan tersebut KJRI juga sekaligus melakukan promosi pariwisata Indonesia dengan membagi-bagikan information kits berisi DVD Indonesia. Pada sesi rehat, disajikan makanan kecil khas Indonesia untuk dinikmati oleh hadirin. (Sumber KJRI NY) |
| < Prev | Next > |
|---|





"Incredible! Bagaimana mereka memainkan instrumen gamelan dan mensinkronkannya dengan penabuh-penabuh gamelan yang lain, sungguh menakjubkan!", demikian komentar salah seorang penonton di antara lebih dari 200 penonton yang menyaksikan pertunjukan "Gamelan Dharma Swara Fall/Winter Concert 2009" di ruang Pancasila KJRI New York Sabtu (12/12) dan Minggu (13/12) waktu setempat .

