Menu Content/Inhalt
Home

Up Coming Events

Thu, Sep 9th
Gamelan Dharma Swara
Kebijakan Amerika Serikat terhadap Asia Tenggara PDF Print
Membuka paparannya di depan American Indonesian Chamber of Commerce (AICC), Hon. Scot Marciel secara umum menyampaikan kebijakan baru Amerika Serikat terhadap Asia, dengan menyebutkan bahwa Asia kembali mendapatkan perhatian AS. Kebijakan tersebut tercermin dari beberapa kunjungan ke Asia Tenggara yang dilakukan semenjak awal masa jabatan Secretary Clinton. Kunjungan-kunjungan tersebut diharapkan dapat mencerminkan keseriusan AS dalam berhubungan dengan ASEAN, demikian disampaikan Hon. Marciel pada luncheon meeting yang dihadiri oleh para anggota AICC, pada 15 Januari 2010 lalu di New York.
 
Secara umum, Deputy Secretary of State for East Asia and the Pacific, dan Ambassador for ASEAN Affairs tersebut juga menyebutkan Aksesi AS pada Treaty of Amity and Cooperation yang ditandatangani Juli 2009 di Thailand dan penunjukan Duta Besar khusus ASEAN yang pertama oleh AS sebagai dukungan penuh AS terhadap ASEAN. Dalam kaitan ini, AS akan segera membuka perwakilan tetap AS untuk ASEAN di Jakarta.

Berbicara mengenai hubungan bilateral AS dengan masing-masing negara ASEAN, Scot Marciel antara lain menyampaikan rencana pembentukan US-Indonesia Comprehensive Partnership yang awalnya diketengahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagaimana dimaklumi, gagasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dicetuskan pada tahun 2008 tersebut, diawali dari pemikiran agar hubungan strategis Indonesia-Amerika Serikat lebih diarahkan pada upaya-upaya untuk menghadapi isu-isu global, dengan didasari oleh 2 prinsip, yaitu kemitraan yang sejajar dan kesamaan kepentingan. Diharapkan kemitraan tersebut dapat membawa keuntungan bagi rakyat di kedua negara untuk jangka panjang, dan didasarkan pada people-to-people contact.
 
Umumnya hadirin yang terdiri dari kalangan pengusaha, pelaku bisnis, pengacara, dan pengamat Indonesia, menyambut baik kebijakan Amerika Serikat terhadap ASEAN. Demikian juga tentang rencana pembentukan US-Indonesia Comprehensive Partnership. Diharapkan bahwa dalam perwujudannya, upaya pembentukan kemitraan tersebut juga dapat merangkul berbagai pemangku kepentingan. Konsul Jenderal RI New York, Trie Edi Mulyani juga secara pribadi menyampaikan apresiasinya kepada Hon. Scot Marciel yang telah hadir untuk menyampaikan perkembangan terakhir hubungan AS-Indonesia (sumber:KJRI New York.

 
 
< Prev   Next >
1 USD = Rp. 8947.50

darmasiswa
Indonesian Cuisine
Hari Libur 2010